Archive for the 'Fiqih Ibadah' Category

Imam Izzuddin Larang Jabat Tangan Setelah Shalat?

Sebagian kelompok membid’ahkan amalan yang biasa dilakukan di sebagian masyarakat Muslim yang bersalaman setelah shalat lima waktu  dengan pijakan fatwa Syeikh Al Islam Izzuddin bin Abdissalam. Dimana dalam kumpulan fatwa beliau, Kitab Al Fatawa (hal. 46, 47), beliau menyatakan,”Bersalaman setelah shubuh dan ashar bagian dari bid’ah-bid’ah. Kecuali bagi orang yang datang dan berkumpul dengan orang yang menyalaminya sebelum shalat. Sesungguhnya bersalaman disyariatkan ketika bertemu.” Continue reading ‘Imam Izzuddin Larang Jabat Tangan Setelah Shalat?’

Onani Batalkan Puasa, Lalu Kafarah atau Tidak?

Khatib As Syarbini mendifinisikan istimna’ yakni mengeluarkan air mani tidak dengan jima’. Baik dengan tangan sendiri ataupun tangan istri atau budak wanitanya. Continue reading ‘Onani Batalkan Puasa, Lalu Kafarah atau Tidak?’

Puasa Dalam Keadaan Junub Sah

Jumhur ulama berpendapat bahwa puasa dalam keadaan junub sah, bahkan Imam Nawawi menyatakan bahwa keshahihan puasa orang junub merupakan ijma ulama, baik karena mimpi atau jima’. (Syarh Shahih Muslim, 4/239)

Ummu Salamah dan Aisyah memberi kabar kepada Marwan,”Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mendapati shubuh dan beliau dalam kaedaan junub karena jima’, kemudian beliau mandi dan berpuasa. (HR. Al Bukhari)

Hadits ini menunjukkan bahwa Rasulullah Shallahau Alaihi Wasallam mandi setelah shubuh datang. Ini bermakna bahwa di saat shubuh beliau masih dalam keadaan junub. Ini menunjukkan bahwa puasa sah walau dalam keadaan junub.

Mengusap Wajah Setelah Berdoa Menurut Fuqaha

Masalah mengusap wajah setelah berdoa menurut para fuqaha madzhab 4, sebagai berikut:

Hanafi:Dalam Hasyiyah As Syurunbulali ‘ala Durar Al Hikam, dalam bab Shifat Shalat, dalam masalah dzikir sunnah setelah shalat, beliau mengatakan:”Dan disunnahkan bagi mereka yang shalat melakukan hal itu (dzikir sunnah), lalu ditutup dengan “subhana rabaka…” (ayat), Continue reading ‘Mengusap Wajah Setelah Berdoa Menurut Fuqaha’

Hukum Safar Saat Masuk Waktu Shalat Jumat

Safar tetap dibolehkan pada hari Jumat, yang terjadi khilaf adalah hukum safar di saat waktu shalat Jumat sudah masuk. Syeikh Al Islam Ibnu Qudamah menyebutkan bahwa dalam masalah ini ada dua pendapat. Imam Syafi’i, Ishaq dan Ibnu Mundir melarang, Ibnu Qudamah sendiri merajihkan pendapat ini. Continue reading ‘Hukum Safar Saat Masuk Waktu Shalat Jumat’

Dalil Hadits Mengamini Doa dan Kedudukannya

Dari Habib bin Maslamah Al Fihri, ia mengatakan, “aku telah mendengar Rasulullah shalallahu alaihi wasalam bersabda:”Tidak berkumpul sebuah kaum muslim, berdoa sebagian dari mereka dan mengamini sebagian yang lain, kecuali Allah Ta’ala menjawab doa mereka” Continue reading ‘Dalil Hadits Mengamini Doa dan Kedudukannya’

Boleh Berbicara Kepada Khatib Jum’at Jika Sangat Diperlukan

Syeikh Al Islam Ibnu Qudamah mengatakan:”Tidak diharamkan berbicara atas khatib dan mereka yang ditanya khatib, karena Nabi shalallahu alaihi wasalam bertanya kepada Sulaik, yang masuk masjid ketika beliau berkhutbah:”Apakah kamu sudah shalat?” Ia menjawab:”Belum”. Continue reading ‘Boleh Berbicara Kepada Khatib Jum’at Jika Sangat Diperlukan’



Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.