Dar Ifta’: Haram Beli Suara Pemilu

Dar Al Ifta’ Al Mishriyah (Lembaga Fatwa Mesir) melansir sebuah fatwa baru dalam situsnya, yang berjudul “Membeli Suara dalam Pemilu”. Fatwa nomor 6274 tersebut menjelaskan tentang haramnya membeli suara calon pemilih, yang dilakukan oleh calon yang hendak dipilih.

Fatwa tersebut sebenarnya sudah diajukan pada dua tahun yang lalu, pada tahun 2005, yang terdaftar nomor 2739. Disamping menanyakan tentang hukum “membeli” suara dalam pemilu, di mustafti (pihak yang meminta fatwa) juga menanyakan hukum menerima uang itu, jika pemilih mengetahui bahwa harta itu bersumber dari kafe-kafe yang menjual minuman keras.

 

Alasan pengharaman, karena peserta pemilu adalah seseorang yang mendapatkan amanah, dan dia bertanggung jawab atas amanah itu di hadapan Allah. Oleh karena itu, wajib baginya untuk menolak tawaran ini, dan memberikan suara kepada mereka yang berhak. Dan tidak dilarang kepada calon yang hendak dipilih untuk memnggunakan harta yang dimiliki dalam rangka melakukan kampanye, sesuai dengan batas yang ditetapkan undang-undang. Adapun harta yang dihasilkan dari penjualan minuman keras adalah haram secara ijma.

Akan tetapi beberapa kalangan bertanya-tanya tentang keterlambatan fatwa ini. Karena, pertanyaan sudah diajukan sejak tahun 2005, akan tetapi baru saat ini dijawab.

Sebagaimana diketahui, bahwa pada tahun 2005 banyak kasus “beli” suara yang terungkap, khususnya dari pihak Hizb Al Wathani, yaitu, partai besar yang sedang berkuasa saat ini. [al mesryoon/thoriq/www.hidayatullah.com]

0 Responses to “Dar Ifta’: Haram Beli Suara Pemilu”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: